Lompat ke Konten Utama
Kelas Edukasi Angkatan Berikutnya Dibuka. Lihat Jadwalnya
ASIATOGEL88 Kesehatan Jiwa

Lima Mitos.

Panduan Bidang edukasi ASIATOGEL88
Sekelompok orang duduk bersama dalam kegiatan diskusi
Foto dari Wikimedia Commons, menggambarkan kegiatan diskusi kelompok secara umum.

Setiap kelas edukasi selalu kami tutup dengan sesi tanya jawab. Lima anggapan berikut muncul paling sering — bukan dari orang yang tidak peduli, justru dari orang yang datang karena ingin menolong seseorang.

Kami menuliskannya di sini karena mitos ini bertahan bukan karena terdengar aneh, melainkan karena terdengar masuk akal.

1. "Itu Cuma Kurang Kuat"

Anggapan bahwa masalah kesehatan jiwa berarti pribadinya lemah, kurang bersyukur, atau kurang iman. Ini yang paling sering kami dengar dan paling banyak memakan korban, karena membuat orang menunda mencari bantuan bertahun-tahun demi tidak dianggap lemah.

Kesehatan jiwa dipengaruhi banyak hal sekaligus: keturunan, keadaan tubuh, tekanan hidup, dan lingkungan. Menempatkan seluruh sebabnya pada kekuatan pribadi sama saja menyalahkan orang atas hal yang tidak sepenuhnya dia kendalikan.

2. "Diceritakan Malah Makin Diingat"

Karena itu, katanya, lebih baik dialihkan saja. Sibukkan diri, jangan dibahas.

Kenyataannya, menamai perasaan justru membuatnya lebih bisa diurus. Yang memperburuk bukan berceritanya, melainkan tanggapan yang diterima. Orang yang bercerita lalu diremehkan memang akan merasa lebih buruk — tetapi masalahnya ada pada tanggapan itu, bukan pada keputusannya bercerita.

3. "Orangnya Berbahaya"

Anggapan ini banyak dipelihara oleh cara pemberitaan dan tontonan menggambarkan gangguan jiwa. Akibatnya nyata: orang menyembunyikan keadaannya dari tempat kerja dan keluarga karena takut dijauhi.

Sebagian besar orang dengan gangguan jiwa tidak melakukan kekerasan. Yang lebih sering terjadi justru sebaliknya — mereka lebih rentan menjadi korban kekerasan dan penipuan.

4. "Jangan Ditanya, Nanti Malah Kepikiran"

Ketakutan bahwa bertanya soal keinginan mengakhiri hidup akan menanamkan ide. Ini kekhawatiran yang bisa dimengerti, dan justru karena itu perlu diluruskan dengan jelas.

Bertanya dengan tenang dan tanpa panik umumnya membuat orang merasa akhirnya boleh bercerita. Yang berbahaya adalah membiarkan dia sendirian dengan pikiran itu karena semua orang di sekitarnya takut menyinggung.

5. "Sekali ke Psikiater, Seumur Hidup Minum Obat"

Karena itu banyak orang memilih menahan bertahun-tahun. Padahal sebagian besar keadaan tidak berujung pada obat sama sekali, dan kalaupun obat diberikan, lamanya berbeda-beda serta ditentukan bersama antara dokter dan pasiennya.

Yang jelas: keputusan soal obat adalah ranah dokter. Kami tidak berhak menyarankan memakai maupun menghentikannya, dan kamu sebaiknya juga berhati-hati terhadap siapa pun di luar tenaga kesehatan yang berani melakukannya.

Meluruskan Tidak Harus Berdebat

Kalau mitos ini muncul di keluarga atau tempat kerjamu, menyerang orang yang mempercayainya jarang berhasil. Yang lebih sering berhasil adalah menceritakan satu contoh nyata, lalu membiarkan orangnya berpikir sendiri.