Tahun kesembilan asosiasi. Laporan ini disusun bidang data, diperiksa pengurus, dan disahkan dalam musyawarah anggota pada 8 Maret 2026. Terbuka untuk siapa pun yang ingin membacanya.
Kegiatan Sepanjang 2025
| Keterangan | 2024 | 2025 |
|---|---|---|
| Kelompok dukungan aktif akhir tahun | 54 | 85 |
| Kelas edukasi | 88 | 127 |
| Peserta kelas | 2.640 | 4.312 |
| Relawan aktif akhir tahun | 960 | 1.188 |
| Provinsi terjangkau | 19 | 24 |
Angka 18.700 peserta kelas yang kami sebut di beranda adalah jumlah kumulatif sejak 2016, dan tidak dikurangi peserta yang mengikuti lebih dari satu kelas.
Sebaran Wilayah
Dua puluh empat provinsi terjangkau, tetapi persebarannya jauh dari merata. Enam puluh empat persen kegiatan berlangsung di Jawa.
- Jawa — 54 kelompok, 81 kelas
- Sumatra — 18 kelompok, 27 kelas
- Kalimantan dan Sulawesi — 10 kelompok, 15 kelas
- Bali, Nusa Tenggara, dan wilayah timur — 3 kelompok, 4 kelas
Keuangan
Seluruh kegiatan kami tanpa biaya bagi peserta. Pemasukan berasal dari iuran pengurus, sumbangan perorangan, dan bantuan tempat serta konsumsi dari tuan rumah yang dicatat sebagai bantuan bukan uang.
| Pos | Bagian |
|---|---|
| Cetak bahan ajar dan lembar ringkasan | 34% |
| Perjalanan pengampu dan pendamping | 29% |
| Sewa ruang yang tidak bisa dipinjam | 17% |
| Sekretariat dan pengelolaan data | 14% |
| Cadangan | 6% |
Rincian angka rupiah beserta bukti pendukung tersedia atas permintaan. Kami tidak mengumpulkan sumbangan lewat situs ini dan tidak pernah meminta transfer atas nama perorangan.
Empat Hal yang Gagal Kami Capai
- Kepengurusan di dua provinsi timur tidak terbentuk. Biaya perjalanan dan tidak adanya koordinator setempat. Ini kegagalan yang sama dengan 2024.
- Seperempat relawan baru berhenti sebelum tahun berakhir. Dari 214 relawan baru, 53 tidak melanjutkan. Sebagian besar tidak memberi kabar, sehingga kami tidak tahu pasti sebabnya — dan tidak menanyakannya adalah kelalaian kami.
- Tujuh kelompok bubar di tengah jalan. Lima karena kehilangan tempat, dua karena pendampingnya berhenti dan tidak ada pengganti.
- Pencatatan kehadiran belum rapi. Hanya 58 dari 85 kelompok mencatat kehadiran secara rutin, sehingga angka keaktifan kami tidak bisa dipercaya sepenuhnya.
Rencana 2026
- Menambah 20 pendamping utama supaya kelompok tidak lagi bubar karena kehilangan pendamping.
- Menyusun daftar tempat pinjaman tetap di sepuluh kota terbesar.
- Menghubungi setiap relawan yang berhenti untuk menanyakan sebabnya.
- Membenahi pencatatan kehadiran supaya angka keaktifan bisa dipertanggungjawabkan.
Batas Angka dalam Laporan Ini
Yang kami catat adalah kehadiran dan keikutsertaan, bukan perbaikan keadaan jiwa siapa pun. Kami tidak mengukur hasil seperti itu, dan siapa pun yang mengaku bisa mengukurnya dari kegiatan sejenis ini sebaiknya ditanyai caranya.